“Indonesia disinyalir akan mengalami puncak bonus demografi selama 2030 hingga 2040, yakni jumlah usia produktif 64% dari perkiraan total penduduk 297 juta jiwa. Efek dari angka tersebut dapat menjadi “bonus” dalam pembangunan bangsa dan negara, namun dapat pula menjadi “beban” seperti pengangguran, jika tidak dikelola dengan sebaik-baiknya. Pendidikan dan manajemen talenta/prestasi bisa menjadi kunci.”

 

Pada pemerintahan periode ke-2, Presiden Jokowi terus menekankan pentingnya kualitas SDM yang unggul dan menyebutkan signifikansi suatu manajemen talenta Indonesia. Buat #KawanAparatur yang belum tau nih, manajemen talenta ini juga senada dengan visi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia tahun 2015, yakni kualitas SDM dan penguasaan teknologi terkini yang mumpuni. Sektor pendidikan, ketenagakerjaan dan pengembangan talenta dan prestasi pemuda antara lain menjadi isu sentral dalam pembahasan Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang sedang pemerintah Indonesia canangkan. Nah ! Dalam rangka meningkatkan kesadaran publik terkait topik dan menggalang berbagai perspektif segar dan baru terkait MTN, Aparatur Muda berkolaborasi dengan Pusat Prestasi Nasional, Kemdikbud menyelenggarakan Diskusi Daring “Manajemen Talenta Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dikusi yang masuk dalam kegiatan #AMCasualDiscussion ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2020, dan mengundang narasumber yang keren banget ! Acara dibuka oleh Prof. Ainun Na’im, Sekretaris Jenderal Kemdikbud. Lalu, ada juga Bapak Asep Sukmayadi, selaku Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud, dan Ibu Tuty Collyer, selaku Young Leaders for Indonesia Foundation.

Dalam diskusi ini, pembicara dan #KawanAparatur membahas secara lebih dalam konsep Manajemen Talenta Nasional dan peta jalan dari program tersebut dari perspektif pemerintah serta aktor non-pemerintah yang juga bergerak di bidang kepemimpinan dan ketenagakerjaan. #KawanAparatur juga berkesempatan untuk tanya jawab interaktif dengan para pembicara, mulai dari tantangan dan solusi untuk ketimpangan akses pendidikan di kota dan daerah, rencana pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak muda di bidang seperti games dan seni, sampai apa yang pihak-pihak non-pemerintah bisa lakukan untuk mendukung program manajemen talenta tersebut. Selain itu, tentunya masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh para #KawanAparatur.

Kalau #KawanAparatur yang tidak ikut diskusi ini penasaran, diskusi “Manajemen Talenta Nasional Menuju Indonesia Emas 2045” ini bisa ditonton di chanel Youtube Aparatur Muda ya ! Jangan lupa di-subscribe juga !!!

 

—Nah, kira-kira manajemen talenta nasional ini sudah cukup belum ya untuk mencapai Indonesia Emas 2045? Kalau Aparatur Muda mengadakan #AMCasualDiscussion begini lagi, #KawanAparatur ingin membahas topik apa?

0